Panduan pembeli Indonesia

Panduan membeli yacht bekas untuk Indonesia

Diperbarui

Checklist praktis untuk membandingkan yacht bekas, memeriksa dokumen dan kondisi kapal, lalu merencanakan pengiriman ke Indonesia tanpa mencampur lokasi kapal dengan tujuan pengiriman.

1. Tentukan kebutuhan pelayaran

Catat jumlah tamu, rute antarpulau, jarak jelajah, draft, kebutuhan tender, kru, dan perkiraan biaya operasional.

2. Periksa identitas dan dokumen kapal

Cocokkan identitas lambung, kepemilikan, registrasi, riwayat servis, dan status pembiayaan sebelum transaksi.

3. Gunakan surveyor independen

Survei kondisi, pemeriksaan mesin, haul-out, dan sea trial membantu memisahkan fakta teknis dari deskripsi penjualan.

4. Hitung biaya sampai tujuan

Pisahkan harga yacht dari survei, persiapan ekspor, transportasi, asuransi, pelabuhan, komisioning, dan biaya lokal.

5. Cek aturan Indonesia yang berlaku

Impor, registrasi, izin, kru, dan penggunaan komersial perlu ditinjau melalui sumber resmi dan profesional lokal yang kompeten.

6. Siapkan serah terima

Tentukan pelabuhan tujuan, pemeriksaan saat tiba, komisioning, orientasi pemilik, tempat berlabuh, dan dukungan servis.

Pertanyaan umum

Pertanyaan yang perlu dipastikan sebelum membeli

Apakah semua yacht berada di Indonesia?

Tidak. Lokasi inspeksi aktual selalu ditampilkan terpisah dari negara tujuan pengiriman.

Apakah harga sudah termasuk pengiriman?

Hanya jika tertulis jelas dalam penawaran atau kontrak.

Bisakah yacht dipakai untuk charter?

Rencana komersial memerlukan pemeriksaan izin, keselamatan, kru, pajak, dan kelayakan usaha secara terpisah.

Bicara langsung dengan kami

Ceritakan rencana Anda di atas air.

Kirim yacht, rute, atau proyek yang Anda pikirkan. Kami akan menjelaskan langkah berikutnya.